Tampilkan postingan dengan label SD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SD. Tampilkan semua postingan
BAB 4. Hidup Lapang Dengan Berbagi Kelas 5 SD

BAB 4. Hidup Lapang Dengan Berbagi Kelas 5 SD

BAB 4. Hidup Lapang Dengan Berbagi Kelas 5 SD

Tujuan Pembelajaran 

Setelah mengikuti proses pembelajaran ini peserta didik mampu:

  1. Meyakini makna zakat, infak, sedekah, dan hadiah dengan benar.
  2. Membiasakan perilaku berbagi sebagai bukti menerapkan makna zakat, infak, sedekah, dan hadiah dengan benar.
  3. Menjelaskan makna zakat, infak, sedekah, dan hadiah dengan benar.
  4. Membedakan makna zakat, infak, sedekah, dan hadiah dengan benar.
  5. Menciptakan ide-ide kegiatan yang serupa dengan makna zakat, infak, sedekah, dan hadiah dengan benar.
  6. Mempraktikkan makna zakat, infak, sedekah, dan hadiah dengan benar.



A. Zakat

Zakat menurut bahasa artinya tumbuh, berkembang, suci, dan berkah. Zakat artinya harta milik seseorang atau badan usaha yang wajib dikeluarkan sesuai syarat Islam. Dengan demikian, hukum zakat adalah wajib. Zakat ada dua macam yaitu zakat fitrah (jiwa) dan zakat mal (harta).

1. Zakat Fitrah

Fitrah artinya bersih atau suci. Zakat fitrah adalah pemberian bahan pokok menjelang hari raya Idul Fitri dengan syarat dan ketentuan sesuai syariat Islam. Seseorang wajib menunaikan zakat fitrah jika ia memiliki kelebihan harta untuk makan sehari semalam keluarganya. Ia juga masih hidup pada akhir bulan Ramadan hingga terbenam matahari.

Banyaknya zakat fitrah yang dikeluarkan adalah 2,5 kilogram beras. Zakat fitrah diserahkan saat matahari terbenam pada akhir Ramadan atau malam hari raya hingga sebelum salat idul fitri.

2. Zakat Mal

Zakat mal adalah harta yang wajib dikeluarkan oleh seseorang sesuai dengan syariat Islam. Harta yang wajib dizakati adalah hasil perdagangan , pertanian, perkebunan dan peternakan , penangkapan ikan, barang temuan, emas, perak, dan penghasilan (zakat profesi).

Orang yang memiliki kewajiban zakat harus beragama Islam, balig, berakal, bebas dari utang, dan merdeka. Adapun harta yang wajib dikeluarkan zakatnya harus diperoleh dengan cara yang halal, berkembang, milik sendiri, mencapai haul (satu tahun), dan mencapai nisab. Allah Swt berfirman.

Orang yang mengeluarkan zakat disebut muzakki, sedangkan penerima zakat disebut mustahik. Ada delapan golongan penerima zakat fitrah maupun zakat mal sesuai surah At-Taubah ayat 60, yaitu sebagai berikut.

  • Fakir, yaitu orang yang tidak memiliki pekerjaan dan tidak memiliki harta untuk mencukupi kebutuhan pokoknya.
  • Miskin, yaitu orang yang memiliki harta tetapi tidak mencukupi untuk kebutuhan pokok sehari-harinya.
  • Amil, yaitu orang yang bertugas mengelola dan mendistribusikan zakat
  • Muallaf, yaitu orang yang belum kuat keimanannya karena baru masuk Islam
  • Riqab, yaitu usaha memerdekakan hamba sahaya dengan cara membelinya dengan uang zakat
  • Garim, yaitu orang yang memiliki utang yang banyak dan tidak mampu untuk membayarnya
  • Sabilillah yaitu orang yang berjuang untuk syiar di jalan Allah Swt
  • Ibnu sabil, yaitu orang yang kekurangan bekal atau baiaya dalam perjalanannya dengan tujuan untuk kebaikan.

B. Infak

Infak secara bahasa artinya nafkah. Secara istilah, infak adalah pemberian sukarela yang dianjurkan. Infak diberikan kepada orang yang membutuhkan. Hukum infak adalah sunah. Allah Swt berfirman.

C. Sedekah

Sedekah adalah menyerahkan sebagian harta atau benda yang dimiliki seseorang yang tidak dibatasi waktu dan jumlahnya. Sedekah dilakukan semata-mata hanya untuk mengharap rido Allah Swt. Allah Swt memuliakan orang-orang yang bersedekah terutama yang dilakukan pada bulan Ramadan. Sedekah dapat berupa uang, makanan, minum, pakaian, pikiran, tenaga, atau senyuman.

Hukum sedekah pada dasarnya adalah sunah. Akan tetapi, hukum sedekah menjadi wajib apabila ada seseorang yang sangat membutuhkan sedekah tersebut dan terancam jiwanya karena lapar. Sebaliknya, sedekah menjadi haram jika kamu mengetahui bahwa orang yang kita beri sedekah akan menggunakannya untuk bermaksiat kepada Allah Swt.

D. Hadiah

Hadiah adalah pemberian kepada seseorang sebagai wujud rasa hormat atau memberikan penghargaan. Hadiah biasanya diberikan dalam bentuk ucapan atau barang. Kamu bisa memberikan hadiah kepada ayah, ibu, guru, kakak, adik, atau temanmu. Memberikan hadiah dengan tujuan untuk memperoleh jabatan tertentu dilarang dalam Islam.

E. Hikmah Berbagi

Berbagi dengan cara berzakat, infak, sedekah, atau hadiah tentu memberikan hikmah. Hikmah tersebut dirasakan oleh pemberi maupun penerimanya, berikut hikmah berbagi.

  • Memperoleh kebaikan dari Allah Swt
  • Melipatgandakan rezeki
  • Menghindarkan diri dari sifat kikir
  • Membersihkan harta yang dimiliki
  • Meringankan beban orang lain
  • Menolak musibah

Contoh SK Tim BOS Sekolah Terbaru 2024 (Format Word)

Contoh SK Tim BOS Sekolah Terbaru 2024 (Format Word)

Contoh SK Tim BOS Sekolah Terbaru 2024 (Format Word)

Pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) merupakan aspek penting dalam menjaga keberlangsungan pendidikan di lembaga. Agar pengelolaan dana BOS berjalan dengan baik, kepala sekolah perlu membuat Surat Keputusan (SK) Tim BOS. Dokumen ini menetapkan struktur keanggotaan tim yang bertanggung jawab atas pencairan, pengelolaan, dan pelaporan penggunaan dana BOS.



Pentingnya SK Tim BOS

SK Tim BOS menjadi landasan hukum bagi personil yang terlibat dalam pengelolaan dana BOS di sekolah. Dengan adanya struktur keanggotaan yang jelas, tanggung jawab masing-masing anggota tim dapat terdefinisi dengan baik. Surat keputusan ini juga memastikan bahwa pengelolaan dana BOS dilakukan secara transparan dan akuntabel.


Berlaku Selama Satu Tahun Anggaran

SK TIM BOS biasanya berlaku selama satu tahun anggaran, dimulai dari awal tahun hingga akhir tahun. Proses pembuatan SK Tim BOS dilakukan melalui rapat bersama antara kepala sekolah, guru, komite sekolah, perwakilan orang tua, dan pihak-pihak lain yang berkepentingan.


Acuan Pengelolaan Dana BOS

Sebagai acuan pengelolaan dana BOS, Tim BOS Sekolah mengikuti petunjuk teknis terbaru, yaitu Permendikbud Nomor 63 Tahun 2022 dan Permendikbud Nomor 63 Tahun 2023. Dalam peraturan tersebut, dijelaskan bahwa susunan keanggotaan Tim BOS Sekolah melibatkan kepala sekolah, bendahara sekolah, satu orang guru, satu orang dari unsur Komite Sekolah, dan satu orang dari unsur orang tua/wali peserta didik.


Contoh SK Tim BOS Sekolah Tahun 2024

Untuk memberikan gambaran yang lebih konkret mengenai struktur dan isi SK Tim BOS Sekolah Tahun 2024, kami menyediakan contoh SK yang dapat diunduh melalui tautan berikut:


Download Contoh SK Tim BOS Sekolah 2024


Dokumen ini memiliki format Word (docx) dengan ukuran file sekitar 15 KB. Kami telah memperbarui sesuai dengan regulasi terbaru. Namun, kami juga menerima saran dan pembenahan apabila diperlukan.


Dengan adanya SK Tim BOS yang terstruktur, diharapkan pengelolaan dana BOS di sekolah dapat berlangsung efektif dan memberikan dampak positif pada pembangunan pendidikan. Selamat mengunduh dan semoga bermanfaat!

Download Contoh Formulir PPDB SD Tahun 2024 (Word & Excel)

Download Contoh Formulir PPDB SD Tahun 2024 (Word & Excel)

Download Contoh Formulir PPDB SD Tahun 2024 (Word & Excel): Panduan Lengkap

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) merupakan momen penting dalam dunia pendidikan. Bagi orangtua dan calon siswa SD, memiliki formulir PPDB yang jelas dan mudah diakses sangatlah krusial. Untuk memudahkan proses tersebut, kami menyediakan contoh formulir PPDB SD Tahun 2024 dalam format Word dan Excel yang dapat diunduh secara gratis. Dengan formulir ini, proses pendaftaran akan menjadi lebih efisien dan terstruktur.



Mengapa Formulir PPDB Penting?

Formulir PPDB adalah dokumen yang berisi informasi penting mengenai calon siswa dan orangtua/wali yang diperlukan dalam proses pendaftaran. Formulir ini membantu sekolah untuk mengelola data dengan lebih baik, sementara bagi calon siswa dan orangtua/wali, formulir ini mempermudah mereka dalam mengisi informasi dengan lengkap dan akurat.


Keuntungan Menggunakan Formulir PPDB Tahun 2024

  1. Efisiensi Pendaftaran: Dengan formulir yang sudah terstruktur, calon siswa dan orangtua/wali dapat mengisi informasi dengan lebih cepat dan mudah.
  2. Data yang Lengkap dan Akurat: Formulir ini dirancang untuk mengumpulkan informasi yang diperlukan dengan jelas, sehingga sekolah dapat memiliki data yang lengkap dan akurat.
  3. Pemrosesan Data yang Cepat: Data yang dikumpulkan melalui formulir ini dapat diproses dengan cepat dan efisien oleh sekolah, mempercepat proses seleksi dan pengumuman hasil PPDB.


Download Contoh Formulir PPDB SD Tahun 2024

Kami menyediakan formulir PPDB SD Tahun 2024 dalam format Word dan Excel agar memudahkan penggunaan dan penyesuaian sesuai kebutuhan sekolah masing-masing. Silakan klik tautan di bawah ini untuk mengunduh formulir:


Panduan Penggunaan Formulir

  • Unduh Formulir: Klik tautan yang sesuai untuk mengunduh formulir dalam format Word atau Excel.
  • Isi Informasi: Isilah formulir dengan informasi yang diminta secara lengkap dan akurat.
  • Simpan dan Cetak: Setelah mengisi formulir, simpan dokumen tersebut dan cetak salinan sebagai referensi.

Pastikan untuk membaca petunjuk pengisian formulir dengan cermat agar tidak ada informasi yang terlewatkan. Jika Anda mengalami kesulitan atau memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menghubungi sekolah terkait.


Dengan adanya contoh formulir PPDB SD Tahun 2024 ini, diharapkan proses pendaftaran menjadi lebih mudah dan terstruktur. Semoga formulir ini bermanfaat bagi sekolah, calon siswa, dan orangtua/wali. Sukses selalu dalam perjalanan pendidikan!

Soal dan Kunci Jawaban Siap UTS Kelas 6 SD Bahasa Jawa Semester 1

Soal dan Kunci Jawaban Siap UTS Kelas 6 SD Bahasa Jawa Semester 1

Pertanyaan dan Jawaban Ujian Tengah Semester 1 Bahasa Jawa Kelas 6 SD Terbaru - Ujian tengah semester adalah evaluasi yang dilakukan oleh sekolah pada pertengahan semester untuk mengukur pemahaman materi oleh peserta didik selama periode tersebut. Sebelum pelaksanaan Ujian Tengah Semester dimulai, guru-guru disarankan untuk menyediakan contoh soal dan kunci jawaban sebagai bahan untuk membuat soal UTS Kelas 6 SD.



Agar memudahkan rekan guru, kami menyediakan Contoh Soal dan Kunci Jawab Siap UTS Semester 1 Bahasa Jawa Kelas 6 SD yang dapat diunduh secara gratis dan digunakan sebagai referensi dalam penyusunan soal Ujian Tengah Semester SD.


Contoh soal beserta kunci jawab UTS Semester 1 Bahasa Jawa kelas 6 SD hanya sebagai referensi, sehingga sangat disarankan bagi guru untuk mengedit sesuai dengan kebutuhan sekolah masing-masing. Contoh soal ini dapat diunduh dalam format Microsoft Word untuk mempermudah pengeditan sesuai gaya dan kebutuhan tenaga pendidik.


Berikut ini kami berikan gambaran singkat mengenai Contoh Soal dan Kunci Jawaban Siap Ujian Tengah Semester Kelas 6 SD Bahasa Jawa Semester 1 yang dapat dilihat sebagai preview:


UJIAN TENGAH SEMESTER GASAL

TAHUN PELAJARAN .......................

Mata Pelajaran : Bahasa Jawa

Nama Peserta : ......................................

Kelas : VI (Enam)

No. Absen : ......................................

Hari/Tanggal : ................................

Nilai :

Wacanen kang patitis wacan tembang macapat ing ngisor iki!

Kinanti

Padha gulungen ing kalbu,

ing sasmita amrih lantip,

aja pijer mangan nendra,

ing kaprawiran den kaesthi,

pesunen sariranira,

sudanen dhahar lan guling.

Dadia lakunireku,

cegah dhahar lan guling,

lan aja sukan-sukan,

anganggoa sawatawis,

ala watake wong suka,

nyuda prayitnaning batin.

Yen wis tinitah wong agung,

aja sira nggunggung dhiri,

aja leket lan wong ala,

kang ala lakunireki,

nora wurung ajak-ajak,

satemah anelulari.


I. Pilihen wangsulan sing bener kanthi menehi tandha silang (x)!

1. Tembang ing dhuwur kalebu jenise tembang Macapat ....

a. kinanthi

b. pucung

c. asmarandana

d. maskumambang


1. Wacana tembang Macapat ing dhuwur dumadi saka ... pada.

a. 1

b. 2

c. 3

d. 4


2. Saben pada wacana tembang ing dhuwur dumadi saka ... gatra.

a. 3

b. 4

c. 5

d. 6


3. Ing pada 1 wacana kasebut becike dadi siswa kudu bisa nglatih diri supaya ....

a. biasa

b. kulina

c. pinter

d. trampil


4. Ing pada 1 wacana kasebut becike dadi wong aja mung nggedhekake ....

a. mangan karo turu

b. mangan karo ngombe

c. mangan karo sinau

d. mangan lan dolanan


5. Tetembungan kaprawiran den kaesthi ing pada 1 wacana kasebut tegese kaprawiran kudu ditindaake kanthi ....

a. sembrana

b. temen

c. sabisane

d. sakarepe


6. Bakune gagasan (pokok pikiran) sing bisa dijupuk saka pada 1 wacana kasebut, yaiku ....

a. dadi wong iku santai wae

b. wong urip iku ora usah ngaya, mangan lan turu kudu cukup

c. dadi wong iku antarane nyambut gawe lan istirahat kudu cukup

d. wong urip iku kudu akeh nglatih dhiri supaya pinter, aja mung nggedhekake

mangan lan turu


7. Tegese ukara dadia lakunireku lan aja sukan-sukan ing pada 2 wacana kasebut, yaiku dadi wong iku aja mung urip ....

a. sedhih

b. susah

c. prasaja

d. seneng-seneng


8. Tegese ukara Yen wis tinitah wong agung ing pada 3 wacana kasebut, yaiku

yen wis ditakdirake dadi ....

a. wong gedhe

b. wong cilik

c. wong mlarat

d. wong apik


9. Tegese tetembungan nggunggung dhiri ing pada 3 wacana kasebut, yaiku ....

a. pinter

b. wasis

c. sombong

d. prasaja


10. Paugeran(aturan/pedoman) ing tembang macapat ana 3, yaiku kang kasebut ing

ngisor iki, kajaba ....

a. guru gatra

b. guru wilangan

c. guru lagu

d. guru sastra


11. Cacahe gatra(baris) saben sapada ing tembung macapat diarani ....

a. guru basa

b. guru sastra

c. guru gatra

d. guru wilangan


12. Cacahe wanda (suku kata) saben sagatra ing tembang macapat diarani ....

a. guru sastra

b. guru gatra

c. guru lagu

d. guru wilangan


13. Tibaning swara ing saben pungkasane gatra ing tembang macapat diarani ....

a. guru gatra

b. guru wilangan

c. guru lagu

d. guru sastra


14. Ing ngisor iki bab-bab sing kudu digatekake anggone maca geguritan, kajaba ....

a. kudu apal isine geguritan

b. kudu nggatekake pocapan lan wiramane

c. bisa maragakake kanthi mimik lan ekspresi sing trep

d. mangerteni isi lan karepe geguritan kasebut, banjur dirasakake


15. Endahing geguritan dumunung ing bab-bab kaya kang kasebut ing ngisor iki, kajaba ....

a. nggunakake wirama utawa lagune

b. busanane basa kang maneka warna

c. pilihane tetembungan sing mentes, trep, lan mantesi

d. tanpa nggunakake busanane basa kang maneka warna


16. Wawancara kang pitakone ora ditemokake luwih dhisik, gumantung marang swasanane wawancara, dene respondhen bebas njawab gumantung marang pitakone, kalebu wawancara ....

a. bebas

b. individual

c. konferensi

d. Terpimpin


II. Isenana cecek-cecek ing ngisor iki kanti jawaban kang bener!

21. Wit gedhang arane ....

22. Isine asem arane ....

23. Godhong asem arane ....

24. Witing jagung, mas, yen ... kudu dietung.

25. Roning mlinjo,sampun sayah nyuwun ....

26. Wohing aren, tansah ... marang Pengeran.


KUNCI JAWABAN

I.

1. A 11. D

2. C 12. C

3. D 13. D

4. C 14. C

5. A 15. A

6. B 16. D

7. D 17. A

8. D 18. C

9. A 19. A

10. C 20. B


II.

21.Debog

22.Klungsu

23.Sinom

24.Bon

25.Ngaso

26.Eling

27.Piyik

28.Gogor

29.Supit

30.Tawan


III.

31.Wong tanah Jawi

32.Panembahan Senapati

33.Nuladha laku utama

34.9 Gatra

35.Guru wilangane : 8, 8, 8, 8, 7, 8, 7, 8, 12

Guru lagune : a, i, a, i, i, u, a, i, a.


Untuk versi lengkap Soal dan Kunci Jawaban Siap Ujian/ Ulangan Tengah Semester Kelas 6 SD Bahasa Jawa Semester 1 dapat bapak dan ibu Guru Download pada link yang telah disediakan di bawah Download Soal dan Kunci Jawab UTS Bahasa Jawa Kelas 6 SD.


Dengan begitu, bapak dan ibu guru dapat menggunakan contoh soal tersebut sebagai panduan dalam menyusun Ujian Tengah Semester Bahasa Jawa untuk Kelas 6 SD.

Download Prota Promes SD Implementasi Kurikulum Merdeka

Download Prota Promes SD Implementasi Kurikulum Merdeka

Download Prota Promes SD Implementasi Kurikulum Merdeka

Download Prota Promes SD Implementasi Kurikulum Merdeka



Dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka, penting bagi tenaga pendidik memiliki strategi dan pengetahuan untuk memastikan perencanaan pembelajaran berjalan dengan lancar. Tidak hanya menentukan metode pembelajaran di kelas, tetapi juga menciptakan pembelajaran yang efektif dan efisien melalui perencanaan yang matang. Salah satu aspek perencanaan pembelajaran yang krusial adalah Program Tahunan (Prota), Program Semester (Progsem), serta kalender pendidikan, yang membantu mencapai tujuan pembelajaran.

Sebagai guru, memahami konsep Prota sangat penting. Prota, atau program tahunan, harus disiapkan setiap pergantian semester sebagai panduan untuk selama satu tahun ke depan. Prota juga menjadi bagian administrasi pembelajaran yang mendasari penyusunan pembelajaran.

Sementara itu, Progsem merupakan bentuk penjabaran dari Prota yang mencakup gambaran pembelajaran dan pencapaian yang ingin dicapai selama satu semester. Progsem memudahkan guru dalam menuntaskan mata pelajaran yang diajarkan.

Fungsi Prota dan Progsem:


Fungsi Program Tahunan (Prota):

  • Mengorganisir pembelajaran agar berjalan maksimal.
  • Menjadi dasar untuk menyusun program-program selanjutnya, seperti Progsem.
  • Mengoptimalkan waktu pembelajaran agar kegiatan berjalan efektif dan mudah diterima oleh peserta didik.
  • Memberikan gambaran hal-hal yang akan dilakukan selama satu tahun pembelajaran.

Fungsi Program Semester (Progsem):

  • Mempermudah tugas guru dalam mengadakan pembelajaran selama satu semester.
  • Mengarahkan kegiatan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diprogram.
  • Menjadi dasar untuk mengatur tugas dan wewenang setiap pihak yang ikut serta dalam pembelajaran.
  • Menjadi pedoman bagi guru dan siswa dalam bekerja dan belajar.
  • Menjadi tolok ukur efektivitas proses pembelajaran.
  • Menjadi bahan untuk menyusun data, menciptakan keseimbangan kerja, dan menghemat waktu, tenaga, biaya, serta alat penunjang.
Silahkan Unduh Contoh Program dan Program Semester Implementasi Kurikulum Merdeka pada Link Berikut:

Demikian kami sampaikan contoh Program Semester dan Program Tahunan Implementasi Kurikulum Merdeka untuk Jenjang SD. Semoga bermanfaat.





Latihan Soal PAT Matematika Kelas 6 dan Kunci Jawabannya

Latihan Soal PAT Matematika Kelas 6 dan Kunci Jawabannya

Latihan Soal PAT Matematika Kelas 6 dan Kunci Jawabannya


Latihan Soal dan Jawaban Ujian Matematika Kelas 6: Persiapan Menuju Keberhasilan


Menjelang akhir tahun di jenjang Sekolah Dasar (SD), siswa-siswa kelas 6 tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai ujian, termasuk ujian matematika yang menjadi tantangan tersendiri. Untuk membantu mempersiapkan siswa dalam menghadapi ujian tersebut, berikut ini kami sajikan contoh latihan soal matematika kelas 6 beserta kunci jawabannya.



Soal Ujian Matematika Kelas 6 dan Solusinya:


1. Menghitung Hasil Operasi:

Hasil dari 40 x 12 : (153 - 113) adalah ....

a. 13

b. 12

c. 10

d. 11

Pembahasan:
40 x 12 : (153 - 113) = 40 x 12 : 40
= 480 : 40
= 12. Jawaban: b.

2. Menghitung Nilai Ekspresi:

Jika 660 + 225 : (-15) = n, maka n adalah ...

a. 645

b. 675

c. -59

d. -675

Pembahasan:
n = 660 + ( 225 : (-15 ))
= 660 + ( -15)
= 660 - 15
= 645. Jawaban: a.

3. Menyelesaikan Masalah Panjang Tali:

Anita membeli seutas tali sepanjang 8,25 m . Sebelumnya sudah memiliki 6 3/4 m. Tali tersebut digunakan 1 1/5 m. Sisa tali yang terpakai adalah ....

a. 13,80 m

b. 14,50 m

c. 13,20 m

d. 14,20 m

Pembahasan:
Panjang tali sekarang (a) = 8,25 m
Panjang tali sebelumnya (b) = 6 3/4 m
Panjang tali yang digunakan (c) = 1 1/5 m

n = (a + b) - c
n = (8,25 + 6,75 ) - 1,20
n = 15,00 - 1,20
n = 13,80. Jawaban: a.

4. Pemecahan Masalah Pembagian Kertas:

Bu Dewi membeli 1400 lembar kertas warna. Kepala Sekolah kemudian menambahkan kertas 560 lembar. Kertas warna tersebut akan dibagikan kepada 35 murid sama banyak. Banyak kertas warna yang diterima oleh masing-masing murid adalah ....

a. 560 lembar

b. 56 lembar

c. 1.416 lembar

d. 141 lembar

Pembahasan:
Jumlah penjualan buku pada setiap hari:

banyak guru = (180 - 34 - 25 - 38 - 27)
= 180 - 124
= 56. Jawaban: b.

9. Pemecahan Masalah Pembelian Apel:

Ibu membeli 45 buah apel dengan harga Rp 800,00 per buah. Kemudian ibu membeli lagi 35 buah apel dengan harga Rp 850,00 per buah. Jika ibu membayar dengan 1 lembar uang kertas ratusan ribu, maka uang kembaliannya adalah ...

a. Rp 34.250,00

b. Rp 29.750,00

c. Rp 65.750,00

d. Rp 36.000,00

Pembahasan:
Jumlah pembelian:
(45 x 800,00) + (35 x 850,00 ) =
Rp 36.000,00 + Rp 29.750 = Rp 65.750,00

Uang pengembalian:
Rp 100.000,00 - Rp 65.750,00 = Rp 34.250,00. Jawaban: a.

10. Analisis Data Penjualan Buku:

Rata-rata buku tulis yang terjual selama 5 hari adalah ....

a. 60

b. 50

c. 30

d. 40

Pembahasan:
Jumlah total penjualan = 30 + 40 + 60 + 50 + 20 = 200
Jumlah hari = 5 hari

Rata-rata = total penjualan : jumlah hari
= 200 : 5 = 40. Jawaban: d.

Penutup:

Latihan soal di atas adalah langkah awal yang baik dalam mempersiapkan diri menghadapi ujian matematika kelas 6. Dengan tekad dan usaha yang sungguh-sungguh, siswa dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan matematika mereka. Selalu ingat, latihan yang konsisten akan membawa menuju keberhasilan. Tetap semangat dan terus berlatih!
Struktur Kurikulum Merdeka SD serta Alokasi Waktunya

Struktur Kurikulum Merdeka SD serta Alokasi Waktunya

Struktur Kurikulum Merdeka SD serta Alokasi Waktunya


Dalam dunia pendidikan, struktur kurikulum memegang peranan penting dalam membentuk pola pembelajaran yang efektif dan holistik bagi para siswa. Konsep "Kurikulum Merdeka SD" merupakan sebuah pendekatan revolusioner yang telah mengubah paradigma pembelajaran di tingkat dasar. Dengan fokus pada pengembangan nilai-nilai Pancasila dan fleksibilitas dalam alokasi waktu, pendekatan ini menjanjikan pembentukan karakter yang kokoh serta peningkatan kemampuan intelektual. Artikel ini akan mengupas lebih dalam tentang struktur Kurikulum Merdeka SD dan bagaimana alokasi waktunya menjadi faktor krusial dalam keberhasilannya.

Fase Kurikulum Merdeka Jenjang SD
Kurikulum Merdeka SD dibagi menjadi 3 fase, yaitu:
  • Fase A (Kelas 1 dan Kelas II)
  • Fase B (Kelas III dan IV)
  • Fase C (Kelas V dan VI)
Proses pembelajaran di SD dapat mengadopsi pendekatan berdasarkan mata pelajaran atau pendekatan tematik, dengan bobot belajar yang terintegrasi di dalam kurikulum dan penekanan khusus pada pengembangan nilai-nilai Pancasila dalam profil siswa (20% per tahun).

Pelaksanaan peningkatan profil siswa dalam nilai-nilai Pancasila dijalankan dengan fleksibilitas, termasuk dalam isi dan jadwalnya. Isi proyek harus mencerminkan pencapaian profil nilai Pancasila sesuai tahap perkembangan siswa, dan tidak harus terikat dengan pencapaian pembelajaran mata pelajaran.

Dalam pengaturan alokasi waktu pelaksanaan proyek, dapat dilakukan dengan menggabungkan total jam pelajaran dari semua mata pelajaran yang terlibat dalam proyek, dan durasi pelaksanaan setiap proyek tidak diwajibkan memiliki durasi yang seragam.

Struktur Kurikulum Merdeka SD/MI

Alokasi Waktu Mata Pelajaran SD/MI Kelas I (Asumsi 1 Tahun = 36 minggu dan 1 JP = 35 menit)

***

***
Alokasi Waktu Mata Pelajaran SD/MI Kelas II (Asumsi 1 Tahun = 36 minggu dan 1 JP = 35 menit)


Alokasi Waktu Mata Pelajaran SD/MI Kelas III-V (Asumsi 1 Tahun = 36 minggu dan 1 JP = 35 menit)


***


Alokasi Waktu Mata Pelajaran SD/MI Kelas VI (Asumsi 1 Tahun = 32 minggu dan 1 JP = 35 menit)


***

Catatan:
  • Mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti dipilih berdasarkan Agama siswa masing-masing.
  • Sekolah minimal menyediakan 1 jenis mata pelajaran Seni dan Budaya (Seni Musik, Seni Rupa, Seni Teater atau Seni Tari) untuk dipilih oleh siswa.
  • Jam Pelajaran Bahasa Inggris paling banyak 2 JP per minggu atau 72 JP per tahun untuk kelas 1-5 dan paling banyak 2 JP per minggu atau 64 JP per tahun untuk kelas 6.
  • Total JP tidak termasuk mata pelajaran Bahasa Inggris, Muatan Lokal dan/atau mata pelajaran tambahan yang diselenggaraka oleh sekolah.
Mata pelajaran Bahasa Inggris adalah mata pelajaran pilihan yang dapat diselenggarakan berdasarkan kesiapan sekolah. Pemerintah daerah dapat memfasilitasi penyelenggaraan mata pelajaran Bahasa Inggris, misalnya terkait peningkatan kompetensi guru dan penyediaan guru. 

Bagi sekolah yang belum siap memberikan mata pelajaran Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran pilihan dapat mengintegrasikan muatan Bahasa Inggris ke dalam mata pelajaran lain dan/atau ekstrakurikuler dengan melibatkan masyarakat, komite sekolah, relawan mahasiswa, dan/atau bimbingan orang tua.

Muatan pelajaran kepercayaan untuk penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur mengenai layanan pendidikan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Sekolah yang menyelenggarakan pendidikan inklusif di SD/MI menyediakan layanan program kebutuhan khusus sesuai dengan kondisi siswa.

Dengan mengakhiri perjalanan penelusuran ini, jelaslah bahwa struktur Kurikulum Merdeka SD membawa perubahan yang signifikan dalam pendidikan di Indonesia. Penggabungan pendekatan mata pelajaran dan tematik, serta penekanan pada penguatan profil siswa terhadap nilai-nilai Pancasila, telah membentuk dasar pembelajaran yang komprehensif dan mendalam. Tak kalah pentingnya, fleksibilitas dalam alokasi waktu proyek memberikan ruang untuk eksplorasi dan kreativitas, membantu siswa tumbuh menjadi individu yang berdaya saing dan berkarakter. Dengan demikian, struktur Kurikulum Merdeka SD beserta alokasi waktunya telah merintis jalan menuju masa depan pendidikan yang lebih baik dan berdampak positif terhadap generasi muda Indonesia.
20 Program Unggulan SD

20 Program Unggulan SD

20 Program Unggulan SD


Program unggulan adalah program yang dikembangkan oleh sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah tersebut. Beberapa contoh program unggulan yang dapat dikembangkan oleh sekolah dasar (SD) di Indonesia adalah:

  • Program bahasa asing (misalnya, program belajar bahasa Inggris atau bahasa Jepang).
  • Program olahraga dan kebugaran (misalnya, program latihan atletik, renang, atau bola basket).
  • Program kecintaan terhadap lingkungan (misalnya, program pemeliharaan lingkungan sekolah, program kebun sekolah, atau program penanaman pohon).
  • Program kegiatan ekstrakurikuler (misalnya, program seni, program musik, atau program drama).
  • Program bimbingan belajar (misalnya, program belajar mandiri atau program tutor).
  • Program pengembangan keterampilan sosial (misalnya, program kepemimpinan, program negosiasi, atau program komunikasi efektif).
  • Program pengembangan teknologi informasi (misalnya, program pelatihan pemrograman komputer, program pelatihan desain grafis, atau program pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran).
  • Program pengembangan minat dan bakat (misalnya, program musik, program seni, atau program olahraga).
  • Program kegiatan keagamaan (misalnya, program pengembangan akhlak dan karakter, program pengajian agama, atau program kegiatan keagamaan lainnya).
  • Program pengembangan keterampilan kreatif (misalnya, program menulis cerpen, program menulis puisi, atau program menciptakan inovasi).
Program-program unggulan ini dapat membantu siswa untuk mengembangkan minat dan bakatnya, serta membantu mereka mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan di masa depan.

Program Unggulan SD



Di samping program unggulan yang telah disebutkan di atas, ada beberapa program lain yang juga dapat dikembangkan oleh sekolah dasar untuk meningkatkan kualitas pendidikan, seperti:

  • Program pengembangan kemampuan literasi (misalnya, program membaca cepat, program memahami teks, atau program menulis).
  • Program pengembangan kemampuan matematis (misalnya, program pemecahan masalah, program pemahaman konsep matematika, atau program pengaplikasian matematika dalam kehidupan sehari-hari).
  • Program pengembangan kemampuan sains (misalnya, program eksperimen sains, program observasi alam, atau program penelitian sains).
  • Program pengembangan kemampuan berpikir kritis dan analitis (misalnya, program mengembangkan kemampuan mengolah informasi, program menyusun argumen, atau program menyelesaikan masalah).
  • Program pengembangan kemampuan berkomunikasi (misalnya, program public speaking, program debat, atau program presentasi).
  • Program pengembangan kemampuan sosial (misalnya, program pengembangan empati, program pemecahan masalah sosial, atau program pengembangan kemampuan bernegosiasi).
  • Program pengembangan keterampilan berbisnis (misalnya, program memulai usaha kecil-kecilan, program perencanaan keuangan, atau program pemasaran).
  • Program pengembangan keterampilan kreatifitas (misalnya, program mengembangkan ide-ide baru, program menciptakan produk baru, atau program menciptakan solusi inovatif).
  • Program pengembangan keterampilan mengajar (misalnya, program pelatihan mengajar untuk guru pemula, program pengembangan metode pembelajaran yang efektif, atau program pengembangan keterampilan mengelola kelas).
  • Program pengembangan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan (misalnya, program pengembangan kemampuan menghadapi stres, program pengembangan kemampuan mengelola waktu, atau program pengembangan kemampuan mengambil keputusan).
Program-program tersebut dapat membantu siswa untuk memperoleh keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan di dunia kerja, serta membantu mereka untuk mengembangkan potensi dan bakat yang mereka miliki.